Minggu, 04 Maret 2012

Jerawat, Info Jerawat & Cara Mengatasi Jerawat

Selamat datang di blog saya yang khusus tentang jerawat dan aneka solusi / cara mengatasi jerawat secara alami / ramuan herbal tradisional maupun obat jerawat modern. Disini dibahas juga tentang jenis - jenis jerawat, penyebab jerawat, langkah - langkah dasar mengatasi jerawat, aneka terapi jerawat, mengobati dan menyembuhkan jerawat serta cara menghilangkan bekas jerawat juga.
Jerawat memang sering kali menjadi masalah yang sangat memusingkan dan menjadi beban bagi diri kita karena saya sendiripun juga pernah mengalaminya selama beberapa tahun lamanya dan jujur sekali bahwa saya sangat terbebani secara fisik maupun psikologis gara - gara masalah jerawat saya tersebut, namun alhamdulillah sekarang saya sudah bisa bebas dari masalah jerawat saya dan bekas jerawatnya pun juga menghilang atau setidaknya sudah tidak lagi terlalu tampak mengganggu.

Saya mulai mengalami masalah jerawat saat saya menginjak usia akil baligh / usia remaja kira - kira kelas 2 SMP an. Konon katanya : usia - usia seginilah yang seringkali menjadi titik awal untuk rentan timbul jerawat karena memang pada usia - usia tersebut sedang terjadi perubahan hormonal yang sangat signifikan yang menjadi pemicu terjadinya jerawat. Saat itu jerawat saya masih belum seberapa, cuma masih sekitar 2 - 3 titik di wajah tapi sudah mulai mengganggu hati saya. Mulailah saya gemes untuk memencet - mencet jerawat saya tersebut sehingga akhirnya malah di kemudian hari masalah jerawat saya menjadi semakin parah dan menjadi semakin banyak merata hampir di wajah saya sampai - sampai saya dulu pernah diolok- olok teman saya : eh, jerawat mu sudah habis ya ? iya sudah habis tempat kosongnya :)

Sudah berbagai macam cara / terapi jerawat yang telah saya coba mulai dari sabun, masker wajah, obat oles, obat yang diminum dsb karena saya betul betul jadi merasa kurang percaya diri gara - gara masalah jerawat ini dan sehari-hari saya sering merasa resah karena disibukkan dengan jerawat yang tidak kunjung sembuh juga. Dan akhirnya saya bisa setelah saya melakukan berbagai hal yang sebagiannya saya tulis di blog ini.

Begitulah sekilas info tentang cerita saya dulu saat sedang berkutat dengan masalah jerawat saya selama bertahun - tahun lamanya. Untuk selanjutnya silahkan anda baca terus blog ini tentang berbagai macam info atau serba - serbi masalah jerawat dan berbagai macam solusi ataupun cara untuk mengatasinya yang bisa anda cari di bagian samping / sidebar dari blog ini. Semoga anda dapat menemukan hal yang bermanfaat dari materi - materi yang tertulis di blog jerawat ini. Amin

Salam damai dan bahagia untuk semuanya :)


Admin Blog Jerawat

Kamis, 01 Maret 2012

Manfaat Propolis Dan Reaksinya

Manfaat propolis yang sebenarnya bukanlah hanya untuk mengatasi masalah jerawat saja tapi sangat banyak sekali manfaat propolis bagi manusia adalah :

A. Suplementasi; mengandung zat-zat yang dibutuhkan untuk membangun kekebalan tubuh dan mengaktifkan kelenjar Thymus. Zat-zat tersebut adalah :

  • Semua vitamin kecuali vitamin K.
  • Semua mineral yang dibutuhkan tubuh kecuali Sulfur.
  • 16 rantai Asam Amino Essensial yang dibutuhkan untuk regenerasi sel.
  • Bioflavonoid, yaitu zat anti oksidan sebagai suplemen sel. Menurut penelitian, kandungan Bioflavonoid pada satu tetes propolis setara dengan bioflavonoid yang dihasilkan dari 500 buah jeruk.

B. Pengobatan alami; mengandung zat aktif yang berfungsi sebagai obat untuk berbagai macam penyakit. Fungsi pengobatan meliputi hal-hal sebagai berikut :


Jadi ... jika anda memilih mengatasi jerawat anda dengan meminum propolis maka anda pun sebenarnya secara langsung ataupun tidak langsung juga sedang memberikan terapi untuk seluruh tubuh anda terhadap penyakit - penyakit lain yang mungkin belum diketahui atau berfungsi untuk menjaga kesehatan dan vitalitas tubuh secara global juga.

Selain itu pula anda juga harus mengenali reaksi pemakaian propolis ini terhadap tubuh anda, jadi walaupun niat awalnya untuk jerawat tapi bisa saja propolis ini juga bekerja pada bagian lain tubuh anda yang bermasalah, berikut ini adalah sebagian contoh reaksi pemakaian propolis yang memang tidak mungkin akan persis sama bagi setiap orang karena kondisi tubuh masing - masingnya berbeda.

Reaksi Pemakaian Propolis

Melia Propolis (Propolis yang distribusikan oleh PT Melia Nature Indonesia) mempunyai reaksi dengan kecepatan yang luar biasa. Reaksi / efek propolis untuk penyakit tertentu, dapat dirasakan hanya dalam hitungan menit. Reaksi tersebut kadang-kadang menyebabkan rasa kurang nyaman pada tubuh, misalnya:
  • Mual dan diare: proses penyembuhan gangguan pencernaan
  • Pusing-pusing: proses penyembuhan pencernaan dan gangguan pada kepala
  • Demam: proses pengikatan virus dan bakteri atau indikasi bahwa di dalam tubuh teralu banyak virus dan bakteri.
  • Gatal-gatal: proses pembuangan racun lewat kulit tubuh
  • Mengantuk: proses penyembuhan fungsi hati dan detoksifikasi tubuh
  • Batuk dan bersin-bersin: proses pengeluaran racun lewat dahak dan perbaikan fungsi paru-paru
  • Bèsèr: proses pembuangan racun lewat air seni
  • Kejang-kejang: proses penyembuhan peradangan ginjal
  • Nyeri Sendi: proses penyembuhan rheumatik
  • Berkeringat: proses pembuangan racun lewat kulit
  • Pegal-pegal: proses pembuangan racun dan pembersihan zat-zat dalam pembuluh darah

Jadi anda tidak perlu kaget dulu saat propolis ini pada saat - saat awal masa penyembuhan akan memberikan rasa yang kurang nyaman karena terjadinya proses detoksifikasi / pengeluaran racun dalam tubuh anda.

Apakah Propolis Itu ?

Propolis adalah zat yang di ekstrak dari resin yang dikumpulkan oleh lebah pekerja khusus yang tugasnya mencari resin dari daun yang baru tumbuh dan bagian kulit batang pohon tertentu. Oleh lebah pekerja di sarang resin tersebut dicampur sedikit dengan lilin lebah, Madu dan enzym sebelum akhirnya menjadi Propolis. Propolis gunanya untuk menambal sarang lebah yang bocor dan memperkuat sarang. Selain dari pada itu fungsi Propolis yang tidak kalah pentingnya bagi lebah adalah untuk membungkus (memumikkan) bangkai binatang yang masuk kesarang lebah agar tidak menyebarkan penyakit. Jadi Propolis dipakai oleh lebah untuk mensaterilkan sarang, menghentikan pertumbuhan dan penyebaran bakteri, virus dan jamur.

Belajar dari efektifitas Propolis bagi lebah inilah manusia modern kemudian ikut menggunakan Propolis dalam pengobatan khususnya untuk menghentikan pertumbuhan dan penyebaran bakteri, virus dan jamur. Propolis mengandung ratusan bahan kimia dan para ilmuwan baru berhasil mengidentifikasi dan memberi nama sekitar 30-an dari bahan-bahan tersebut. Komposisi Propolis yang baru dipanen dari sarang lebah umumnya terdiri dari kurang lebih 50% resin, 30 % lilin lebah, 10 % essential oils, 5 % Pollen dan 5 % sisa-sisa tanaman. Karena komposisinya yang demikian tidak seluruh bagian Propolis bisa dimakan sebagai obat atau makanan suplemen.

Setelah dipanen dari sarangnya Propolis harus di ekstraksi dengan air atau minyak makan untuk mengambil bahan-bahan yang bisa dimakan tersebut. Di negeri barat ekstraksi juga dilakukan menggunakan ethanol atau alkohol, namun hal ini tidak halal untuk konsumsi kaum muslimin jadi ekstraksi menggunakan alkohol tidak boleh dilakukan. Karena lebah pekerja mengambil resin dari tanaman-tanaman sekitar tempat sarangnya, maka komposisi Propolis sangat bervariasi tergantung daerahnya, namun subhanallah seluruh Propolis memiliki khasiat pengobatan yang sangat mirip satu sama lain. Khasiat tersebut adalah Propolis bersifat antiseptic, antibiotic, antifungal, anti-inflamatory, dan kemampuan detoksifikasi. Sunggauh Allah swt. Telah memberi kemampuan lebah-lebah tersebut dimanapun mereka berada untuk mampu mengumpulkan bahan-bahan kimia yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan sarang lebah dan lebah-lebah yang tinggal di dalamnya.

Propolis sangat efektif untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan melawan bakteri yang resistant terhadap antibiotik buatan manusia. Dalam sebuah tes ilmiah dengan cell-culture test terbukti Propolis paling efektif melawan bakteri patogen jenis gram poistif seperti Staphylococcus sp. (antara lain penyebab infeksi saluran kencing) , Clostridium sp.(antara lain penyebab gangguan perut/gastrointestinal), Corynebacterium diphtheriae (penyebab diphtheriae) dan jenis-jenis Streptococcus sp. (antara lain penyebab infeksi tenggorokan, infeksi sinus dan scarlet fever). Bakteri gram negatif yang juga efektif dilawan dengan Propolis antara lain Klebsiella pneumonia (penyebab pneumonia dan bronchitis) dan Pseudomonas sp. (antara lain penyebab infeksi pada luka).

Bukti ilmiah lain adalah seperti yang dipublikasikan di Archives of Pediatric and Adolescent Medicine dimana 430 anak secara random diterapi dengan Propolis selama musim dingin dan dibandingkan dengan anak lain yang diberi obat buatan pabrik. Musim dingin dipilih karena pada musim ini pada umumnya anak-anak mudah terkena infeksi saluran pernafasan. Hasil tes tersebut menunjukkan bahwa anak-anak yang diberi Propolis terkena infeksi saluran pernafasan 55 % lebih rendah dibandingkan dengan anak-anak lain yang mendapatkan obat dari pabrik.

Penelitian-penelitian lain yang dilakukan di Belanda, Rumania dan Polandia menunjukkan hasil yang sejalan dengan penelitian tersebut diatas. Penggunaan Propolis untuk pencuci mulut (mouth rinses) ternyata juga sangat efektif untuk menghentikan pertumbuhan bakteri-bakteri yang secara umum berada di mulut. Bakteri-bakteri ini pada umumnya menyebabkan kerusakan gigi, penyakit gusi, cavities dan plaque pada gigi. Penelitian ilmiah yang menunjang hal ini telah dilakukan antara lain di Brasil dan di Jepang.

Penelitian yang di Jepang bahkan menunjukkan bukti lain bahwa pasien bedah mulut yang kemudian menggunakan Propolis sebagai pencuci mulut mengalami proses penyembuhan yang lebih cepat, lebih bersih dan rasa sakit/inflamasi yang sangat berkurang dibandingkan pasien lain yang menggunakan pencuci mulut buatan pabrik. Propolis yang dicampur dengan Madu terbukti menyembuhkan luka lebih cepat dari Silver Sulfadiazine (SS) . Di Brasil bahkan Propolis telah digunakan untuk pengobatan AIDS karena terbukti menghambat replikasi virus HIV. Penelitian di State Medical University of Ukraina juga membuktikan seluruh pasien yang terkena Herpes Simplex Infection berhasil disembuhkan dengan Propolis.

Penelitian-penelitian lain di berbagai negara tidak henti-hentinya menemukan bukti baru atas efektifitas Propolis sebagai obat untuk berbagai penyakit yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur dan masuknya bahan kimia berbahaya kedalam tubuh (keracunan). Ada lima alasan mengapa Propolis dapat menjadi obat :

Lebih dari 180 phytochemicals ada di dalam Propolis antara lain flavonids, berbagai turunan asam orbanic, phytosterols, terpenoids dlsb. Zat-zat ini terbukti memiliki berbagai sifat anti-inflamatory, antimicrobial, antihistimanine, antimutagenic dan anti allergenic.

Flavonids yang ada dalam Propolis selain bersifat antioxidant yang mencegah infeksi, juga menumbuhkan jaringan. Kandungan pimia Propolis yang meningkatkan tumbuhnya jaringan tersebut antara lain adalah sebagai akibat dari sifat tissue strengthening dan regenerative effect dari quercetin, kaemferol, epigenin dan luteolin.

Aktifitas antibiotic dari phytochemicals yang ada di dalam Propolis antara lain disebabkan oleh berbagai turunan asam organic seperti cinnamic, ferrulic, benzoic, caffeic, coumaric, terpenes dan turunan-tuirunn berikutnya seperti limonene, p-cymene, eugenol, galangin dan quercetin.

Sifat antifungal yang ada di Propolis yang dihasilkan oleh phytochemicals seperti flavonoids pinocembrin, quercetin, sakauranetin dlsb.

Sifat antivius Propolis yang berasal dari turunan-turunan asam organik seperti Caffeic Acid Phenethyl Ester (CAPE).