Minggu, 04 Maret 2012

Jerawat, Info Jerawat & Cara Mengatasi Jerawat

Selamat datang di blog saya yang khusus tentang jerawat dan aneka solusi / cara mengatasi jerawat secara alami / ramuan herbal tradisional maupun obat jerawat modern. Disini dibahas juga tentang jenis - jenis jerawat, penyebab jerawat, langkah - langkah dasar mengatasi jerawat, aneka terapi jerawat, mengobati dan menyembuhkan jerawat serta cara menghilangkan bekas jerawat juga.
Jerawat memang sering kali menjadi masalah yang sangat memusingkan dan menjadi beban bagi diri kita karena saya sendiripun juga pernah mengalaminya selama beberapa tahun lamanya dan jujur sekali bahwa saya sangat terbebani secara fisik maupun psikologis gara - gara masalah jerawat saya tersebut, namun alhamdulillah sekarang saya sudah bisa bebas dari masalah jerawat saya dan bekas jerawatnya pun juga menghilang atau setidaknya sudah tidak lagi terlalu tampak mengganggu.

Saya mulai mengalami masalah jerawat saat saya menginjak usia akil baligh / usia remaja kira - kira kelas 2 SMP an. Konon katanya : usia - usia seginilah yang seringkali menjadi titik awal untuk rentan timbul jerawat karena memang pada usia - usia tersebut sedang terjadi perubahan hormonal yang sangat signifikan yang menjadi pemicu terjadinya jerawat. Saat itu jerawat saya masih belum seberapa, cuma masih sekitar 2 - 3 titik di wajah tapi sudah mulai mengganggu hati saya. Mulailah saya gemes untuk memencet - mencet jerawat saya tersebut sehingga akhirnya malah di kemudian hari masalah jerawat saya menjadi semakin parah dan menjadi semakin banyak merata hampir di wajah saya sampai - sampai saya dulu pernah diolok- olok teman saya : eh, jerawat mu sudah habis ya ? iya sudah habis tempat kosongnya :)

Sudah berbagai macam cara / terapi jerawat yang telah saya coba mulai dari sabun, masker wajah, obat oles, obat yang diminum dsb karena saya betul betul jadi merasa kurang percaya diri gara - gara masalah jerawat ini dan sehari-hari saya sering merasa resah karena disibukkan dengan jerawat yang tidak kunjung sembuh juga. Dan akhirnya saya bisa setelah saya melakukan berbagai hal yang sebagiannya saya tulis di blog ini.

Begitulah sekilas info tentang cerita saya dulu saat sedang berkutat dengan masalah jerawat saya selama bertahun - tahun lamanya. Untuk selanjutnya silahkan anda baca terus blog ini tentang berbagai macam info atau serba - serbi masalah jerawat dan berbagai macam solusi ataupun cara untuk mengatasinya yang bisa anda cari di bagian samping / sidebar dari blog ini. Semoga anda dapat menemukan hal yang bermanfaat dari materi - materi yang tertulis di blog jerawat ini. Amin

Salam damai dan bahagia untuk semuanya :)


Admin Blog Jerawat

Kamis, 01 Maret 2012

Manfaat Propolis Dan Reaksinya

Manfaat propolis yang sebenarnya bukanlah hanya untuk mengatasi masalah jerawat saja tapi sangat banyak sekali manfaat propolis bagi manusia adalah :

A. Suplementasi; mengandung zat-zat yang dibutuhkan untuk membangun kekebalan tubuh dan mengaktifkan kelenjar Thymus. Zat-zat tersebut adalah :

  • Semua vitamin kecuali vitamin K.
  • Semua mineral yang dibutuhkan tubuh kecuali Sulfur.
  • 16 rantai Asam Amino Essensial yang dibutuhkan untuk regenerasi sel.
  • Bioflavonoid, yaitu zat anti oksidan sebagai suplemen sel. Menurut penelitian, kandungan Bioflavonoid pada satu tetes propolis setara dengan bioflavonoid yang dihasilkan dari 500 buah jeruk.

B. Pengobatan alami; mengandung zat aktif yang berfungsi sebagai obat untuk berbagai macam penyakit. Fungsi pengobatan meliputi hal-hal sebagai berikut :


Jadi ... jika anda memilih mengatasi jerawat anda dengan meminum propolis maka anda pun sebenarnya secara langsung ataupun tidak langsung juga sedang memberikan terapi untuk seluruh tubuh anda terhadap penyakit - penyakit lain yang mungkin belum diketahui atau berfungsi untuk menjaga kesehatan dan vitalitas tubuh secara global juga.

Selain itu pula anda juga harus mengenali reaksi pemakaian propolis ini terhadap tubuh anda, jadi walaupun niat awalnya untuk jerawat tapi bisa saja propolis ini juga bekerja pada bagian lain tubuh anda yang bermasalah, berikut ini adalah sebagian contoh reaksi pemakaian propolis yang memang tidak mungkin akan persis sama bagi setiap orang karena kondisi tubuh masing - masingnya berbeda.

Reaksi Pemakaian Propolis

Melia Propolis (Propolis yang distribusikan oleh PT Melia Nature Indonesia) mempunyai reaksi dengan kecepatan yang luar biasa. Reaksi / efek propolis untuk penyakit tertentu, dapat dirasakan hanya dalam hitungan menit. Reaksi tersebut kadang-kadang menyebabkan rasa kurang nyaman pada tubuh, misalnya:
  • Mual dan diare: proses penyembuhan gangguan pencernaan
  • Pusing-pusing: proses penyembuhan pencernaan dan gangguan pada kepala
  • Demam: proses pengikatan virus dan bakteri atau indikasi bahwa di dalam tubuh teralu banyak virus dan bakteri.
  • Gatal-gatal: proses pembuangan racun lewat kulit tubuh
  • Mengantuk: proses penyembuhan fungsi hati dan detoksifikasi tubuh
  • Batuk dan bersin-bersin: proses pengeluaran racun lewat dahak dan perbaikan fungsi paru-paru
  • Bèsèr: proses pembuangan racun lewat air seni
  • Kejang-kejang: proses penyembuhan peradangan ginjal
  • Nyeri Sendi: proses penyembuhan rheumatik
  • Berkeringat: proses pembuangan racun lewat kulit
  • Pegal-pegal: proses pembuangan racun dan pembersihan zat-zat dalam pembuluh darah

Jadi anda tidak perlu kaget dulu saat propolis ini pada saat - saat awal masa penyembuhan akan memberikan rasa yang kurang nyaman karena terjadinya proses detoksifikasi / pengeluaran racun dalam tubuh anda.

Apakah Propolis Itu ?

Propolis adalah zat yang di ekstrak dari resin yang dikumpulkan oleh lebah pekerja khusus yang tugasnya mencari resin dari daun yang baru tumbuh dan bagian kulit batang pohon tertentu. Oleh lebah pekerja di sarang resin tersebut dicampur sedikit dengan lilin lebah, Madu dan enzym sebelum akhirnya menjadi Propolis. Propolis gunanya untuk menambal sarang lebah yang bocor dan memperkuat sarang. Selain dari pada itu fungsi Propolis yang tidak kalah pentingnya bagi lebah adalah untuk membungkus (memumikkan) bangkai binatang yang masuk kesarang lebah agar tidak menyebarkan penyakit. Jadi Propolis dipakai oleh lebah untuk mensaterilkan sarang, menghentikan pertumbuhan dan penyebaran bakteri, virus dan jamur.

Belajar dari efektifitas Propolis bagi lebah inilah manusia modern kemudian ikut menggunakan Propolis dalam pengobatan khususnya untuk menghentikan pertumbuhan dan penyebaran bakteri, virus dan jamur. Propolis mengandung ratusan bahan kimia dan para ilmuwan baru berhasil mengidentifikasi dan memberi nama sekitar 30-an dari bahan-bahan tersebut. Komposisi Propolis yang baru dipanen dari sarang lebah umumnya terdiri dari kurang lebih 50% resin, 30 % lilin lebah, 10 % essential oils, 5 % Pollen dan 5 % sisa-sisa tanaman. Karena komposisinya yang demikian tidak seluruh bagian Propolis bisa dimakan sebagai obat atau makanan suplemen.

Setelah dipanen dari sarangnya Propolis harus di ekstraksi dengan air atau minyak makan untuk mengambil bahan-bahan yang bisa dimakan tersebut. Di negeri barat ekstraksi juga dilakukan menggunakan ethanol atau alkohol, namun hal ini tidak halal untuk konsumsi kaum muslimin jadi ekstraksi menggunakan alkohol tidak boleh dilakukan. Karena lebah pekerja mengambil resin dari tanaman-tanaman sekitar tempat sarangnya, maka komposisi Propolis sangat bervariasi tergantung daerahnya, namun subhanallah seluruh Propolis memiliki khasiat pengobatan yang sangat mirip satu sama lain. Khasiat tersebut adalah Propolis bersifat antiseptic, antibiotic, antifungal, anti-inflamatory, dan kemampuan detoksifikasi. Sunggauh Allah swt. Telah memberi kemampuan lebah-lebah tersebut dimanapun mereka berada untuk mampu mengumpulkan bahan-bahan kimia yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan sarang lebah dan lebah-lebah yang tinggal di dalamnya.

Propolis sangat efektif untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan melawan bakteri yang resistant terhadap antibiotik buatan manusia. Dalam sebuah tes ilmiah dengan cell-culture test terbukti Propolis paling efektif melawan bakteri patogen jenis gram poistif seperti Staphylococcus sp. (antara lain penyebab infeksi saluran kencing) , Clostridium sp.(antara lain penyebab gangguan perut/gastrointestinal), Corynebacterium diphtheriae (penyebab diphtheriae) dan jenis-jenis Streptococcus sp. (antara lain penyebab infeksi tenggorokan, infeksi sinus dan scarlet fever). Bakteri gram negatif yang juga efektif dilawan dengan Propolis antara lain Klebsiella pneumonia (penyebab pneumonia dan bronchitis) dan Pseudomonas sp. (antara lain penyebab infeksi pada luka).

Bukti ilmiah lain adalah seperti yang dipublikasikan di Archives of Pediatric and Adolescent Medicine dimana 430 anak secara random diterapi dengan Propolis selama musim dingin dan dibandingkan dengan anak lain yang diberi obat buatan pabrik. Musim dingin dipilih karena pada musim ini pada umumnya anak-anak mudah terkena infeksi saluran pernafasan. Hasil tes tersebut menunjukkan bahwa anak-anak yang diberi Propolis terkena infeksi saluran pernafasan 55 % lebih rendah dibandingkan dengan anak-anak lain yang mendapatkan obat dari pabrik.

Penelitian-penelitian lain yang dilakukan di Belanda, Rumania dan Polandia menunjukkan hasil yang sejalan dengan penelitian tersebut diatas. Penggunaan Propolis untuk pencuci mulut (mouth rinses) ternyata juga sangat efektif untuk menghentikan pertumbuhan bakteri-bakteri yang secara umum berada di mulut. Bakteri-bakteri ini pada umumnya menyebabkan kerusakan gigi, penyakit gusi, cavities dan plaque pada gigi. Penelitian ilmiah yang menunjang hal ini telah dilakukan antara lain di Brasil dan di Jepang.

Penelitian yang di Jepang bahkan menunjukkan bukti lain bahwa pasien bedah mulut yang kemudian menggunakan Propolis sebagai pencuci mulut mengalami proses penyembuhan yang lebih cepat, lebih bersih dan rasa sakit/inflamasi yang sangat berkurang dibandingkan pasien lain yang menggunakan pencuci mulut buatan pabrik. Propolis yang dicampur dengan Madu terbukti menyembuhkan luka lebih cepat dari Silver Sulfadiazine (SS) . Di Brasil bahkan Propolis telah digunakan untuk pengobatan AIDS karena terbukti menghambat replikasi virus HIV. Penelitian di State Medical University of Ukraina juga membuktikan seluruh pasien yang terkena Herpes Simplex Infection berhasil disembuhkan dengan Propolis.

Penelitian-penelitian lain di berbagai negara tidak henti-hentinya menemukan bukti baru atas efektifitas Propolis sebagai obat untuk berbagai penyakit yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur dan masuknya bahan kimia berbahaya kedalam tubuh (keracunan). Ada lima alasan mengapa Propolis dapat menjadi obat :

Lebih dari 180 phytochemicals ada di dalam Propolis antara lain flavonids, berbagai turunan asam orbanic, phytosterols, terpenoids dlsb. Zat-zat ini terbukti memiliki berbagai sifat anti-inflamatory, antimicrobial, antihistimanine, antimutagenic dan anti allergenic.

Flavonids yang ada dalam Propolis selain bersifat antioxidant yang mencegah infeksi, juga menumbuhkan jaringan. Kandungan pimia Propolis yang meningkatkan tumbuhnya jaringan tersebut antara lain adalah sebagai akibat dari sifat tissue strengthening dan regenerative effect dari quercetin, kaemferol, epigenin dan luteolin.

Aktifitas antibiotic dari phytochemicals yang ada di dalam Propolis antara lain disebabkan oleh berbagai turunan asam organic seperti cinnamic, ferrulic, benzoic, caffeic, coumaric, terpenes dan turunan-tuirunn berikutnya seperti limonene, p-cymene, eugenol, galangin dan quercetin.

Sifat antifungal yang ada di Propolis yang dihasilkan oleh phytochemicals seperti flavonoids pinocembrin, quercetin, sakauranetin dlsb.

Sifat antivius Propolis yang berasal dari turunan-turunan asam organik seperti Caffeic Acid Phenethyl Ester (CAPE).

Selasa, 21 Februari 2012

Jenis Jerawat Dan Penyebab Jerawat


Jerawat, apa sih sebenarnya jerawat itu ? Apa saja macam / jenis jerawat yang ada ? mungkin inilah beberapa pertanyaaan yang ada di benak kita tentang jerawat. Sebenarnya penyakit jerawat ini terjadi karena pori-pori kulit kita tersumbat oleh kotoran, sehingga minyak / sebum yang dihasilkan oleh kelenjar dibawah kulit kita (yang biasa disebut dengan kelenjar sebasea) beserta dengan sel kulit mati, dan kadangkala juga disertai bakteri tersebut terjebak dibawah lapisan kulit luar dan tak bisa keluar secara lancar. Akibatnya terjadilah iritasi atau peradangan di area tersebut.

Pada umumnya, jerawat ini mulai muncul di usia puber dan akan berhenti dengan sendirinya pada usia dewasa sekitar 25 tahun ke atas tapi tidak jarang juga masih berlanjut walaupun sudah melewati usia tersebut. Masalah jerawat ini, walaupun bisa dibilang normal jika terjadi pada masa puber karena memang sangat dipengaruhi oleh masalah hormonal yang sedang melonjak, tapi masalah jerawat ini bisa memberikan akibat lebih buruk pada jenis kulit yang sangat berminyak, apalagi jika kulit tersebut tidak dijaga kebersihannya sehingga akan semakin diperparah dengan adanya bakteri yang hinggap di jerawat tersebut.

Ada banyak sekali jenis jerawat, namun yang sering terjadi secara umum adalah tiga jenis jerawat di bawah ini :

1. Jerawat Biasa
Tampilan dan bentuk dari jerawat jenis biasa atau yang biasa disebut dengan jerawat klasik ini sangat mudah untuk dikenali yaitu benjolan kecil dikulit yang berwarna sedikit kemerahan atau merah muda. Penyebab umum dari jerawat jenis ini adalah stres, faktor hormonal dan udara lembab yang menjadi pemicu bagi kulit untuk memproduksi minyak yang berlebihan sehingga menjadi tempat berkembangnya bakteri dibagian tersebut. Akibatnya pori-pori kulit tersumbat karena adanya infeksi yang diakibatkan oleh bakteri tersebut.

2. Jerawat Batu / Jerawat Jagung
Istilah ilmiah dari jerawat jenis ini adalah : Cystic Acne. Bentuknya cukup besar, dengan benjolan yang disertai dengan peradangan. Jerawat batu ini biasanya tersebar hampir di seluruh bagian wajah, sangat berbeda sekali dengan jerawat biasa yang biasanya hanya terdapat di salah satu bagian wajah saja. Jerawat batu ini sering membuat orang yang menderitanya merasa kehilangan percaya diri karena raut wajah yang terkesan sangat tidak menarik. Biasanya jenis jerawat batu ini timbul karena faktor genetik ataupun keturunan yang memiliki sifat sebagai berikut:
  • Kelenjar minyak (kelenjar sebasea) yang bekerja terlalu aktif sehingga akan cenderung mebanjiri pori-pori kulit dengan minyak / sebum.
  • Pertumbuhan sel-sel kulit yang terlalu lambat / di bawah normal, sehingga akan mengakibatkan sel - sel kulit tidak bisa beregenerasi secepat orang yang mempunyai kulit normal.
  • Kulit terlalu sensitif, sehingga memiliki respon yang berlebihan terhadap iritasi / peradangan dan akan meninggalkan bekas di kulit.


3. Komedo

Jerawat dengan jenis komedo adalah jerawat yang terdiri dari dua macam, yaitu :
  • Komedo yang terbuka, jerawat jenis ini akan terlihat seperti pori-pori yang membesar dan menghitam (titik yang berwarna hitam tersebut adalah penyumbat pori yang berubah warna karena teroksidasi dengan udara).
  • Komedo yang tertutup, jerawat jenis ini memiliki bentuk kulit yang tumbuh di atas pori-pori yang tersumbat sehingga akan terlihat seperti sebuah benjolan putih kecil-kecil di bawah permukaan kulit.
Jerawat jenis komedo ini disebabkan oleh sel-sel kulit yang mati dan kelenjar minyak yang berlebihan pada kulit. Hal ini akan terjadi bila anda tidak rajin membersihkan kulit wajah sehingga sel-sel kulit yang mati akan menumpuk di permukaan dan minyak di permukaan kulit tersebut kemudian menutup sel-sel kulit sehingga akan terjadi penyumbatan. Pemakaian make up dan produk perawatan / penataan rambut yang mempunyai kandungan minyak terlalu banyak pun juga dapat memperparah kondisi jerawat anda.

Sebagai catatan : apapun jenis jerawat anda, janganlah anda memencetnya karena hanya akan memperburuk keadaan jerawat anda. Anda harus bisa menahan diri dari rasa gemas yang ingin sekali memencet jerawat anda sendiri.

Cara Umum Untuk Mengatasi Jerawat


Seringkali masalah jerawat ini memang tidak dapat dicegah kedatangannya, lebih - lebih karena memang jika yang menjadi faktor utamanya adalah perubahan hormonal saat usia puber. Berikut ini adalah beberapa langkah penting secara umum yang bisa anda lakukan untuk mengatasi masalah jerawat anda agar tidak bertambah semakin parah :
  • Selalu menjaga kebersihan wajah, dengan rajin membasuh muka dengan sabun yang cocok dengan PH kulit anda. Berwudhu pun juga termasuk terapi ampuh untuk mengurangi jerawat.
  • Rajin berolahraga atau melakukan akitivitas fisik yang lumayan banyak menghasilkan keringat, hal ini terbukti sekali saat saya bekerja sebagai seorang pelaksana di sebuah perusahaan perkapalan dimana aktivitas kerja saya sangat banyak menghasilkan keringat yang ternyata berakibat positif untuk menurunkan tingkat keparahan jerawat saya. Dengan berkeringat maka pori - pori akan terbuka dengan lebih baik lagi untuk membantu pengeluaran minyak yang berlebihan dan dengan kondisi suhu tubuh yang lebih panas membuat minyak di kulit akan semakin encer sehingga mudah sekali dikeluarkan dengan lancar.
  • Rajin minum air putih. Tampaknya memang sederhana, tapi terapi ini benar benar manjur tidak hanya untuk masalah jerawat saja bahkan untuk penyakit penyakit berat lain sekalipun. Dengan bagusnya sistem "pengairan" di tubuh anda, maka darah anda ataupun organ lain tubuh anda akan bisa lebih "bersih" dan sehat sehingga akan mendukung proses penyembuhan anda dari jerawat atau penyakit lainnya.
  • Hindari stress berlebihan karena bisa menjadi pemicu semakin banyaknya jerawat anda.
  • Jangan memencet jerawat anda, apalagi jika tangan anda tidak bersih karena hanya akan semakin meperparah jerawat anda bahkan bisa menimbulkan luka lain ataupun infeksi.
  • Jika timbul luka, anda dapat mengoleskan Betadine untuk mencegah infeksi yang berkelanjutan.
  • Hindari makanan berlemak dan perbanyaklah konsumsi vitamin C dan makanan yang mengandung zinc.
  • Sering mencuci rambut, terutama pemilik rambut berminyak. Jaga agar jangan sampai rambut menutupi wajah.
  • Hindari penggunaan produk rambut, yang mengandung banyak minyak.
  • Rajin membersihkan wajah dari make-up sebelum pergi tidur. Tidur dengan make-up masih melekat akan menyebabkan penyumbatan pada pori-pori.
  • Hindari memakai make-up maupun bedak dasar yang tebal.
  • Untuk jerawat dengan jenis komedo dapat dibersihkan dengan menggunakan sabun wajah yang mengandung scrub.
Hal - hal diatas adalah cara - cara umum sebagai langkah dasar untuk mengatasi masalah jerawat anda, sedangkan untuk cara khususnya dapat anda lihat daftarnya dibagian samping blog ini / di menu sidebar. Semoga anda dapat menemukan cara yang paling cocok untuk mengatasi masalah jerawat anda sendiri.

Mengatasi Jerawat Dengan Propolis

Banyak orang sudah membuktikan keampuhan propolis untuk menyembuhkan / mengatasi jerawat ini. Propolis adalah zat yang dihasilkan oleh lebah madu, dikumpulkan dari pucuk daun-daun yang muda dan dicampur dengan air liur lebah, Propolis ini digunakan oleh lebah untuk menambal dan mensterilkan sarang mereka dan pada zaman sekarang ini banyak sekali digunakan sebagai solusi altenatif terhadap penyembuhan dari berbagai macam penyakit berat termasuk jerawat.


Cara Pemakaian Propolis Untuk Menyembuhkan Jerawat :
  1. Untuk jerawat yang tidak terlalu parah cukup dioleskan secara tipis dan merata pada malam hari sebelum tidur, atau bisa juga dengan cara mencampur seperempat gelas air dengan 3 sampai dengan 5 tetes propolis untuk dijadikan pembasuh wajah tanpa dibilas, atau bisa juga dicampurkan ke bahan masker wajah anda.
  2. Untuk jerawat yang sudah agak parah diminum saja dengan cara diteteskan pada air minum seperempat gelas sebanyak 5 tetes ( lebih baik lagi jika dicampur dengan madu) dan diminum 3-4 kali sehari selama kurang lebih 4 hari lalu setelahnya baru menggunakan perpaduan antara diminum dan dioleskan langsung ke jerawatnya seperti cara no. 1 sampai 3 kali sehari sesuai kebutuhan
  3. Untuk Jerawat yang sudah parah sebaiknya bertahap dulu memakai cara kedua lalu dinaikkan menjadi 5 sampai dengan 7 tetes sebanyak 5 sampai dengan 7 kali sehari sampai 2 minggu baru ditambah dengan dioleskan di jerawatnya seperti pada cara no. 2
  4. Pada awalnya propolis akan mengeluarkan toxin dalam tubuh anda sehingga akan memberikan reaksi seperti jerawat anda menjadi lebih parah, setelah semua racun / toxin tersebut keluar barulah akan terlihat hasilnya.
  5. Sangat disarankan sekali untuk selalu memperbanyak minum air putih untuk membantu kelancaran proses detoksifikasi / pembersihan toxin dalam tubuh anda.
  6. Propolis tidak akan berreaksi ke kulit yang sehat, tapi akan berreaksi ke kulit yang sakit / berjerawat seperti terasa agak panas / sedikit perih bagi sebagian orang, hal ini normal karena memang terjadi proses pengeluaran toxin dan propolis sendiri ini pun sangat aman dipakai karena memang murni berasal dari alam.
Berikut ini adalah salah satu contoh kesaksian seorang pasien yang bisa sembuh jerawatnya dengan pengobatan propolis :

Nama: Linda Tanjung Sari
Perkenalkan nama saya Linda, suatu hari jam 7 malam saya kedatangan sahabat saya, biasa namanya perempuan ngobrolnya ngalor-ngidul, juga sama-sama cerewet dia menawarkan sebuah produk kesehatan kepada saya yaitu Propolis dari PT Melia Nature Indonesia. Saya mencoba membeli satu botol. Saat itu jerawat saya lagi banyak-banyaknya dan sedang besar-besar (parah lah) saya coba oleskan propolis dan juga saya minum, dan ternyata reaksi propolis benar-benar dahsyat, 3 hari memakai propolis bukannya hilang malah bertambah banyak. Saat itu saya kaget, tapi karena teman saya sudah wanti-wanti, jangan kaget. Dan benar di hari ke 4 saya mulai merasakan kedahsyatan propolis, jerawat saya hilang dan wajah saya mulai mulus kembali.

Mengatasi Jerawat Dengan Terapi Lintah

Saya sendiri sebenarnya belum pernah mencoba mengatasi jerawat terapi ini, cuma punya teman yang memang bisa melakukan metode terapi lintah ini, dia biasanya juga menggabungkan dengan terapi hipnotis untuk pasien yang takut dengan lintah. Lintah ini berfungsi untuk menyedot darah kotor di sekitar daerah yang ditumbuhi oleh jerawat dan juga serum yang dimasukkan oleh si lintah tersebut ternyata bisa membantu memperlancar peredran darah karena memang mengandung zat yang bisa mengencerkan darah, tetapi menurutnya terapi lintah ini tidak cocok untuk orang yang menderita diabetes. Jika anda tidak takut, anda bisa mencoba terapi lintah ini untuk mengatasi jerawat anda. Silahkan anda cari di Google untuk memperoleh data para terapis lintah di daerah yang dekat dengan tempat tinggal anda.

Saya pernah baca di Republika online bahwa di Pekanbaru ada sebuah klinik terapi lintah yang terkenal menggunakan metode ini untuk mengatasi masalah jerawat. Lebih dari seratusan penderita jerawat setiap pekannya menyambangi dan mengikuti 'terapi lintah' milik Slamet Riyadi di Jalan Hangtuah, Pekanbaru, Riau. Berikut ini adalah cuplikan beritanya :

"Saya sudah empat kali menjalani `terapi lintah` di sini. Harapannya, pasti ingin jerawat ini cepat hilang dari wajah," aku Nur Asyiah yang ditemui di `klinik tradisional` khusus `terapi lintah`, Jumat (27/1/2012). Wanita 28 tahun itu menuturkan, rata-rata pasien yang datang kesini kebanyakan perempuan. Mereka sangat berharap pengobatan alternatif ini menjadi solusi membebaskan mereka dari bintik-bintik merah yang menempel pada wajah. Nur Asyiah mengaku, telah lebih dua tahun merasa kebingungan untuk `menghapus` jerawatnya, sebelum akhirnya memilih ber-`terapi lintah` bersama `Pak De`, panggilan sehari-hari Slamet Riyadi. "Ternyata, setelah terapi di sini, syukur jerawat saya mulai berkurang," bebernya.

Nur Asyiah merupakan satu dari ratusan pasien `Pak De` yang mengeluhkan kondisi wajah bertabur jerawat. Setiap harinya, pria berkacamata dengan kumis tebal ini mengaku selalu didatangi pasien dengan keluhan jerawat membandel. Bahkan, beberapa ada yang menderita kanker. Memang terapi lintah disebut-sebut bisa menyembuhkan berbagai penyakit. "Kalau pasien jerawat, itu ada banyak sekali. Mereka berobat tiga sampai lima kali. Dalam seminggu itu diperkirakan ada lebih seratus orang," ujar Pa'de alias Slamet Riyadi.

Untuk penderita jerawat, Slamet hanya membutuhkan dua sampai tiga lintah satu kali terapi. Lintah-lintah tersebut , kata Slamet, ditempelkan persis di bagian titik wajah yang terdapat jerawat. "Lintah yang ditempelkan tersebut akan menyedot darah kotor penyebab jerawat. Penyembuhan tentunya dilakukan secara bertahap dan tidak bisa sekali sembuh," tutur Slamet.

Klinik alternatif khusus `terapi lintah` ini dibuka `Pak De` setiap hari, sekitar pukul 08.00 hingga 11.00 WIB. Kemudian di hari sore, jam 13.00 sampai 17.00 WIB. Namun bagi pasien penderita penyakit kronis, seperti kanker, patah tulang, diabetes dan lainnya, `Pak De` memberikan kesenggangan waktu khusus. "Yakni pada malam hari sekitar pukul 20.00 hingga 23.00 WIB,"